Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang
berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud
dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan
norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.
Pendidikan Karakter adalah upaya dalam rangka membangun
karakter untuk menjadi lebih baik. Pendidikan diperlukan
bukan hanya di sekolah saja, tapi dirumah dan di lingkungan sosial. Bahkan sekarang ini
pendidikan karakter tidak hanya dibutuhkan oleh anak usia dini hingga remaja, tetapi juga
usia dewasa. Hal ini disebabkan banyak orang yang telah menginjak usia dewasa
tidak mempunyai karakter yang baik. Bahkan
sebuah penelitian di Amerika menyatakan bahwa 90 persen kasus pemecatan
disebabkan oleh perilaku buruk seperti tidak bertanggung jawab, tidak jujur,
dan hubungan interpersonal.
Pendidikan berkarakter juga harus bisa
terintregrasi dengan baik dalam membangun kepribadian anak didik. Karena dengan
adanya pendidikan berkarakter ini, setidaknya dalam proses pendidikan dapat
membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Dengan kata lain, keberhasilan
pendidikan itu tidak hanya dari segi akademik semata, melainkan moralitas juga
dapat terbangun dengan baik dalam diri para generasi muda dewasa ini.
Namun untuk keberhasilan pendidikan itu sendiri,
tidak berpusat dari faktor guru dan fasilitas belajar mengajar semata.
Melainkan disertakan adanya partisipasi masyarakat dan keluarga khususnya orang
tua juga turut berperan penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan
berkarakter ini. Sebab waktu seorang anak di sekolah jauh lebih sedikit
ketimbang waktu mereka di rumah bersama orang tuanya.